Menjadi bagian dari perubahan dalam sektor pertanian tidak pernah terbayangkan akan membawa saya melangkah sejauh ini
Tahun 2025 menjadi milestone penting dalam perjalanan profesional saya ketika mendapat kesempatan berharga mengikuti Australia Awards Short Course: Climate-Smart Agriculture (CSA) for Healthy and Sustainable Food Production, yang diselenggarakan bekerja sama dengan The University of Queensland (UQ) .
Berikut adalah catatan dan pengalaman berharga saya selama mengikuti alur program ini, mulai dari proses pendaftaran hingga aksi pasca-pelatihan.
1. Fase Pendaftaran (Application) — Maret 2025
Perjalanan ini dimulai pada pertengahan Maret 2025 . Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal Australia Awards in Indonesia . Selain melengkapi dokumen administrasi, tantangan terbesarnya adalah merumuskan esai dan motivasi yang solid .
Fokus utama yang saya angkat adalah bagaimana konsep Climate-Smart Agriculture (CSA) dapat diintegrasikan ke dalam tata kelola perkebunan di Jawa Barat, khususnya dalam mengatasi hambatan kelembagaan, teknis, dan adaptasi bagi petani kecil (smallholders) .
Kabar gembira itu akhirnya datang pada 29 April 2025 . Sebuah surat resmi dari Australia Awards in Indonesia menyatakan bahwa aplikasi saya berhasil dan terpilih sebagai salah satu peserta .
2. Pre-Course Workshop — Juni & Juli 2025
Sebelum berangkat ke Australia, seluruh peserta diwajibkan mengikuti rangkaian Pre-Course Workshop . Rangkaian ini menjadi pondasi penting untuk menyelaraskan pemahaman dan mempersiapkan mental serta rencana aksi.
- Lokasi & Pelaksanaan: Lokakarya tatap muka perdana diadakan pada 17–19 Juni 2025 di Indonesia
. - Matrik & Asesmen: Memasuki bulan Juli 2025, kami menyelesaikan Pre-Course Learning Needs Assessment serta Pre-Course Test yang disiapkan oleh tim The University of Queensland
. - Sesi Mentoring Daring: Pada 29 Juli 2025, kami mengikuti sesi mentoring online perdana
. Di sini, kami mulai mempertajam gagasan awal mengenai Applied Learning Action Plan (ALAP) atau proyek perubahan yang akan diterapkan di unit kerja masing-masing.
3. In-Australia Course — Agustus 2025
Pengalaman paling berkesan dimulai ketika kami berangkat menuju Australia pada awal Agustus 2025 . Selama dua minggu penuh (4–16 Agustus 2025), kami menjelajahi tiga kota utama: Brisbane, Canberra, dan Sydney .
Highlight Kegiatan:
- Pembelajaran Akademis di UQ (Brisbane): Mendapatkan pemaparan langsung dari para akademisi dan peneliti UQ mengenai teknologi lanskap adaptif, manajemen kesehatan tanah, serta pengintegrasian sains dalam kebijakan pangan
. - Kunjungan Lapangan & Studi Kasus: Melihat secara langsung implementasi Landscape Rehydration, sistem silvopastoral, dan inovasi teknologi pertanian modern yang memadukan efisiensi energi dengan pengurangan emisi
. - Jejaring Kelembagaan (Canberra & Sydney): Berdiskusi dengan pembuat kebijakan, lembaga riset internasional (seperti CSIRO & ACIAR), dan praktisi sektor swasta
. Rangkaian ini membuka wawasan bagaimana kolaborasi multi-pihak dapat mempercepat adopsi teknologi pertanian berbasis iklim .
4. Post-Course Workshop — November 2025
Sepulang dari Australia, tugas belum berakhir. Inti dari short course Australia Awards adalah bagaimana keberlanjutan ilmu (knowledge transfer) dapat direalisasikan di Indonesia .
Pada bulan November 2025, dilaksanakan Post-Course Workshop selama 3 hari di Jakarta . Dalam fase ini:
- Kami mempresentasikan hasil implementasi dan perkembangan Applied Learning Action Plan (ALAP).
- Berdiskusi dan mengevaluasi tantangan penerapan ilmu CSA di lapangan, terutama terkait adaptasi untuk petani skala kecil.
- Membangun kolaborasi antar-alumni dari berbagai instansi (kementerian, pemerintah daerah, akademisi, dan NGO) demi keberlanjutan aksi.
Refleksi & Langkah Ke Depan
Pengalaman mengikuti Climate-Smart Agriculture Short Course ini bukan sekadar perjalanan akademik dan pengalaman internasional, tetapi merupakan katalisator semangat untuk membawa perubahan nyata di lapangan .
Tantangan perubahan iklim di sektor pertanian sangat nyata, tetapi dengan mengombinasikan pendekatan sains, teknologi digital, dan penguatan kapasitas masyarakat/petani, pertanian yang berkelanjutan dan tangguh iklim bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan .
Terima kasih kepada Australia Awards in Indonesia, The University of Queensland, serta rekan-rekan seperjuangan atas ilmu, pengalaman, dan kolaborasi yang luar biasa!
.jpeg)
.jpeg)


Posting Komentar untuk "Pengalaman Mengikuti Australia Awards Short Course 2025"