Serangga dan Wisata Edukasi

Serangga memiliki peran sebagai media wisata sekaligus edukasi. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa lokasi wisata yang menjadikan serangga sebagai salah satu daya tarik. Selain bentuknya yang indah, serangga banyak sekali jenisnya. Sehingga setiap orang yang mempelajari serangga akan sulit merasa bosan karena membutuhkan lama untuk mempelajari setiap keunikannya. Berikut beberapa tempat wisata yang menggunakan serangga sebagai wisata edukasi.




museum serangga kupu kupu tmii taman museum serangga tmii museum serangga tmii museum serangga tmii museum serangga tmii museum serangga tmii museum serangga tmii museum serangga tmii
Sumber gambar : Museum serangga di TMII


1. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Museum serangga dan kupu-kupu ini dibangun saat TMII genap merayakan ulang tahun ke-18, tepatnya pada 20 April 1993. Mantan presiden Soeharto yang telah meresmikan pemakaian museum ini yang ebrada di samping Taman Aquarium Air Tawar. Lokasi ini sangat menguntungkan pengunjung karena bisa mengunjungi dua museum sekaligus dengan biaya yang terjangkau. Museum bernilai edukasi ini sangat cocok dikunjungi seluruh anggota keluarga.

2. Museum Zoologi Bogor

Museum ini dibangun tahun 1894 dengan nama Landbouw Zoologisch Laboratorium dan dikepalai oleh Dr. J.C. Koningsberger seorang ahli Botani ternama waktu itu. Empat tahun kemudian berubah nama menjadi Landbouw Zoologisch Museum. Selanjutnya nama museum tersebut berganti-ganti dari waktu ke waktu. Dan akhirnya sejak tahun 1987 bergantilah menjadi Balai Penelitian dan Pengembangan Zoologi atau biasa disebut Museum Zoologi.
museum serangga kupu kumbang bogor museum zoologi bogor museum zoologi bogor museum zoologi bogor museum zoologi bogor museum zoologi bogor museum zoologi bogor museum zoologi bogor museum zoologi bogor museum zoologi bogor
 Sumber gambar :  Museum zoologi bogor

3. Taman Nasional Bantimurung

Taman Nasional Bantimurung terletak di Maros Makassar . Taman nasional ini ditunjuk menjadi kawasan konservasi atau taman nasional berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : SK.398/Menhut-II/2004 tanggal 18 Oktober 2004. Saat ini dikelola oleh Balai Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, yang berkedudukan di kecamatan Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan.

kerajaan kupu kupu bantimurung serangga indah taman nasional bantimurung taman nasional bantimurung taman nasional bantimurung taman nasional bantimurung taman nasional bantimurung taman nasional bantimurung taman nasional bantimurung taman nasional bantimurung

4. Museum Satwa di Kota Batu

Museum Satwa adalah sebuah tempat rekreasi yang terdapat di Kota Batu, Jawa Timur. Obyek wisata ini berada sekitar 20 km sebelah barat Kota Malang dan kini menjadi salah satu icon baru wisata Jawa Timur. Museum Satwa merupakan bagian dari Jatim Park 2. Museum ini menyajikan satwa-satwa yang diawetkan dan fosil-fosil purba yang didatangkan dari berbagai Negara diseluruh benua, seperti benua Amerika, Afrika, Asia, Australia, Eropa, Artik, dan Antartika. Sesuai dengan tujuan didirikannya yaitu sebagai Lembaga Konservasi Ex-Situ Satwa Liar, maka seluruh satwa awetan yang ada di Museum Satwa diperoleh tidak dengan sengaja diburu tetapi diawetkan dari satwa yang telah mati. Selain itu Museum Satwa juga menyajikan replika satwa purba seperti Apatosaurus, Tyrannosaurus-Rex, Stegosaurus, Mammoth, dan replika satwa purba lainnya. Obyek wisata ini memiliki 4 Gedung Utama, (dengan latar belakang Gunung Panderman)
kupu kupu serangga indah museum satwa kota batu museum satwa kota batu museum satwa kota batu museum satwa kota batu museum satwa kota batu museum satwa kota batu museum satwa kota batu museum satwa kota batu
Sumber gambar : Museum satwa kota batu






0 Comments