Pengertian Serangga


Apakah serangga itu ?

Kita seringkali mendengar kata serangga, dan bahkan mungkin keseharian kita akan selalu berinteraksi dengan hewan ini. Serangga atau dalam bahasa Inggrisnya Insect, adalah kata yang terkait dengan salah satu Kelas (class) dalam dunia binatang. Pada dunia binatang terdapat salah satu satu kelas yang dinamakan Insecta. Berikut jika ditinjau dari segi klasifikasinya :

Kingdom : Animalia (Animals)

Phylum   : Arthropoda (Arthropods)
Subphylum : Hexapoda (Hexapods)
Class : Insecta (Insects)

Berdasarkan klasifikasi tersebut, dapat diketahui jika serangga masuk dalam subfilum (subphylum) Hexapoda (kaki enam). Termasuk dalam Filum (phylum) Artrhopoda (hewan beruas-ruas), dan dalam ruang lingkup kerajaan (kindgom) Animalia atau Binatang. Pada postingan kali ini kita akan fokus pada pengenalan dasar tentang ciri-ciri dari kelas insekta. Beberapa ciri-ciri serangga :
  • Exoskeleton berkitin,
  • Tubuh terbagi menjadi tiga yaitu caput atau kepala, thorax dan abdomen (perut)
  • Memiliki tiga pasang kaki yang pangkalnya menyatu dan terletak di thorax
  • Memiliki mata majemuk
  • Pada bagian kepala dilengkapi sepasang antenna
Kelas Insekta dibagi menjadi 2 sub kelas yaitu Apterygota dan Pterygota. 
1. Sub kelas Apterygota memiliki ciri-ciri :

  • Merupakan serangga primitif, ukuran kecil
  • Tidak bersayap
  • Memiliki alat tambahan seperti style pada ujung abdomen
  • Metamorfosa sederhana (ametabola)
2. Sub kelas Pterygota, ciri-ciri :
  • Umumnya bersayap, adapula yang tidak bersayap
  • Tidak memiliki alat tambahan seperti style
  • Metamorfosa sederhana-sempurna (metabola)


Kelas insekta terdiri dari banyak ordo, baik yang memiliki sayap ataupun tidak. Jumlah serangga di Dunia belum diketahui secara pasti, namun yang telah teridentifikasi sekitar 950.000 spesies. Hal ini tentu jumlah aslinya jauh lebih banyak. 


Sumber gambar : Serangga

Ilmu yang mempelajari serangga disebut dengan Entomologi. Perihal seperti apa entomologi dan ruang lingkupnya, silahkan klik link ini. Manusia baik disadari atau tidak memiliki banyak interaksi dengan serangga. Dimulai dari tubuh kita, bisa saja ditemukan kutu, di rumah dapat kita temukan kecoak, semut, nyamuk dll. Oleh sebab itu, mempelajari serangga menjadi hal yang dibutuhkan agar manusia dapat tetap selaras dengan serangga, baik yang dapat menguntungkan manusia, mencegah adanya kerugian karena serangga, atau melestarikannya sebagai bagian dari ekosistem.


Referensi : 
Lilies, Christina. S. 1991. Kunci Determinasi Serangga. Program Nasional Pelatihan dan Pengembangan Pengendalian Hama Terpadu. Yogyakarta : Kanisius 

Wikipedia. 2017. https://id.wikipedia.org/wiki/Serangga. Diakses tanggal 13 Maret 2017.




0 Comments