Ordo Ephemeroptera

Lalat sehari (Ordo Ephemeroptera)

Ephemeroptera berasal dari kata Ephemera yang berarti hidup pendek, dan ptera yang berarti sayap. Ciri-ciri ordo ini antara lain :
1. Tubuh 
Memiliki tubuh yang kecil sampai sedang dengan bentuk memanjang dan lunak. Antenna yang dimiliki ordo ini kecil, dan juga mempunyai 2 sampai 3 ekor (ekor) yang panjang. Serangga dalam ordo ini memiliki alat pernapasan berbentuk seperti daun yang terletak disepanjang sisi perut.
2. Sayap
Sayap depan berbentuk segitiga, sayap belakang berbentuk bulat dan lebih kecil dari sayap depan, kadangkala juga absen. Sayap ordo ini seperi selaput atau membran dengan banyak vena.
3. Habitat
Habitat ordo ini berbeda antara fase Nimpha dan dewasa. Pada fase nimpha ordo ini hidup di air (aquatik), sedangkan fase dewasa seing dijumpai di kolam atau aliran air. 
4. Peran
Serangga ini berperan sebagai makanan ikan di air, selain itu juga dapat berfungsi menjadi indikator tingkat pencemaran air.
Ephemeroptera Ephemeroptera Ephemeroptera Ephemeroptera Ephemeroptera Ephemeroptera Ephemeroptera Ephemeroptera Ephemeroptera Ephemeroptera Ephemeroptera Ephemeroptera. serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga, serangga,
Sumber gambar : mayfly
Referensi : Program Nasional Pelatihan dan Pengendalian Hama Terpadu. 1991. Kunci Determinasi Serangga. Yogyakarta : Penerbit Kanisius.

0 Comments